Jumat, 12 Desember 2008

Sudah Sepatutnya Pemerintah Menurunkan Harga BBM hingga Rp4.000-Rp4.500


Taukah anda berapa harga minyak mentah dunia saat ini ?

haraganya : $46,84/barel
(www.oil-price.net)
Jum'at, 12-12-2008 pukul 10.53 a.m

Ketika pemerintah menaikkan harga minyak Rp 6.000, asumsinya (APBN) harga minyak dunia adalah $120/barel, nah apalagi sekarang yang sudah hampir 3 kali lipat penurunannya.

Menurut DR.Kurtubi (ahli perminyakan), dampak dari pemerintah menurunkan harga BBM sangatlah banyak (mutiplier effect) dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan untuk subsidi. bayangkan, disaat ekonomi sedang sulit seperti ini, maka ketika harga minyak turun, maka sektor riil, UMKM, dll akan tumbuh dengan cepat, kemudian perekonomian akan kembali bangkit.

oleh karena itu, kita tunggu kebijakan pemerintah selanjutnya, jangan sampai dipengaruhi oleh unsur2 politis. ini semua demi kesejahteraan rakyat..
hidup rakyat indonesia..

ksatrialingga_sang inspirator

semangat untuk UAS..

bismillahirahmannirrahim...

UAS sedang berlansung, disinilah salah satu aspek masa depan-ku ditentukan. Mendapatkan nilai yang bagus tergantung dari usaha, niat, dan do'a kita tentunya. bagi saya, sekarang inilah waktu yang tepat untuk benar-benar serius karena momen ini hanya ada sekali dalam hidup kita, momen dimana kita tidak akan bisa mengembalikan waktu untuk belajar. serius amat ling, hhe..

oke deh, mudah2an hasil UASnya maksimal..amiin
mohon do'anya..

ksatrialingga_sang inspirator

Rabu, 23 Juli 2008

Penduduk Miskin meningkat 6,74 juta setelah harga BBM Naik !!!!


sebuah artikel asli M Lingga Naashiruddin
u/ Lomba Artikel Kemiskinan


Kemiskinan selalu menjadi masalah fundamental dan fenomenal sepanjang sejarah Indonesia sebagai nation state, sejarah sebuah negara yang salah memandang dan mengurus kemiskinan. Dalam negara yang salah menginterpretasikan kemiskinan, tidak ada persoalan yang lebih besar, selain persoalan kemiskinan. Kemiskinan telah membuat jutaan anak bangsa tidak bisa mengenyam pendidikan yang berkualitas dan layak, kesulitan membiayai kesehatan, minimnya simpanan (tabungan), tidak adanya investasi, kurangnya akses ke pelayanan publik, sedikitnya lapangan pekerjaan yang tersedia, kurangnya jaminan sosial dan perlindungan terhadap keluarga, menguatnya arus urbanisasi ke kota, dan yang lebih parah lagi, kemiskinan menyebabkan jutaan rakyat Indonesia tidak dapat memenuhi kebutuhan pangan, sandang, dan papan secara layak (krisis pangan).

Bappenas mendefinisikan kemiskinan sebagai kondisi dimana seseorang atau sekelompok orang, laki-laki atau perempuan, tidak mampu memenuhi hak-hak dasarnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat. Hak-hak dasar masyarakat antara lain, terpenuhinya kebutuhan pangan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, perumahan, air bersih, pertanahan, sumberdaya alam dan lingkungan hidup, rasa aman dari perlakukan atau ancaman tindak kekerasan dan hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial-politik, baik bagi perempuan maupun laki-laki. Kemiskinan, menyebabkan masyarakat rela mengorbankan apa saja demi keselamatan hidup, safety life (James. C.Scott, 1981), mempertaruhkan tenaga fisik untuk memproduksi keuntungan dengan menggunakan cara apapun untuk bertahan hidup. Hal ini jelas berdampak pada angka kriminalitas masyarakat yang tinggi, terutama untuk daerah perkotaan.

Kemiskinan menjadi momok menakutkan bagi negara-negara berkembang, seperti Indonesia. Pertumbuhan ekonomi yang positif tidak menjadikan negara terbebas dari pengurangan jumlah penduduk miskin. Parameter pemerintah, World Bank, dan BPS pun berbeda, mereka semua mengeluarkan versi terhadap parameternya masing-masing, bagi masyarakat awam, hal ini akan menimbulkan kerancuan dalam penerimaan informasi dan pengolahan data selanjutnya. Pemerintah selalu berusaha mengurangi jumlah masyarakat miskin, tapi pada kenyataannya, jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada dibawah Garis Kemiskinan) semakin bertambah banyak. Walaupun Pertumbuhan Ekonomi Indonesia selalu berada diatas 6% untuk beberapa tahun belakangan ini, inflasi yang tinggi pada kuartal II tahun 2008 (11,2%) membuat semuanya seakan sia-sia. Inflasi yang menurut sebagian besar pengamat disebabkan karena cost-push inflation dimana biaya produksi barang dan jasa naik karena meningkatnya beban produksi akibat kenaikan harga BBM.

Data terkini BPS menyatakan bahwa jumlah penduduk miskin hingga Maret 2008 sebesar 34,96 juta orang atau setara 15,42 persen, angka tersebut mengalami penurunan sebesar 2,21 juta bila dibandingkan pada Maret 2007 yang mencapai 37,17 juta atau setara 16,58 persen, pernyataan ini sangat kontras dengan tim Pusat Penelitian Ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Tim P2E-LIPI) yang memperkirakan warga miskin tahun ini akan bertambah menjadi 41,7 juta orang (21,92 persen) pada beberapa bulan kedepan (Juni-Desember 2008). Lonjakan ini akibat kebijakan pemerintah khususnya menaikkan harga BBM sebesar 28,7 persen. Sungguh sangat ironis kondisi ini, Pada Bulan Maret 2008 jumlah penduduk miskin di Indonesia 34,96 juta (15,42 persen dari total penduduk) tapi hanya berselang beberapa bulan saja, khusunya karena kebijakan pemerintah yang bersikukuh menaikkan harga BBM menyebabkan melonjaknya jumlah penduduk miskin secara signfikan sebesar 41,7 juta orang (21,92 persen) atau mengalami kenaikkan sebesar 6,74 juta (6,5 persen), data ini mengisyaratkan bahwa penurunan angka kemiskinan sebesar 2,21 juta dari Maret 2007-Maret 2008 seakan tidak berarti, karena jumlah itu masih jauh lebih kecil dibandingkan dengan kenaikkan 6,74 juta (3 kali lipat lebih).

Pemerintah seharusnya lebih peka terhadap kondisi ini. Penduduk Indonesia sangat rentan terhadap kenaikkan harga (sangat elastis), sedikit saja kenaikkan harga, maka akan meningkatkan jumlah penduduk miskin, penduduk miskin adalah penduduk yang garis kemiskinannya Rp 166.700/orang/bulan. Sebelum kenaikkan BBM jumlahnya 34,96 juta. Dengan adanya kenaikkan BBM, hingga bulan Desember 2008 diperkirakan kebutuhan hidup layak bagi tiap individu adalah Rp 195.000/orang/bulan. Kondisi inilah yang menyebabkan melonjaknya angka kemiskinan secara signifikan. Bagaimana tidak, income masyarakat tetap namun kebutuhan hidup secara layak meningkat. Kondisi inilah yang menjadi Pekerjaan Rumah Pemerintah untuk merealisasikan program-programnya dalam menurunkan angka kemiskinan, khusunya melalui program BLT. Jika program ini tidak tersalurkan secara tepat sasaran maka dampaknya besar terhadap masyarakat miskin, yaitu semakin tingginya angka kemiskinan di Indonesia. Oleh karena itu, kesungguhan dan kesigapan dari para aparat pemerintah khususnya pada tingkat kelurahan dan kecamatan sangat diperlukan karena sebagai ujung tombak utama yang langsung terjun dan menghadapi masyarakat.

Rangkuman :

Jumlah Penduduk miskin di Indonesia (BPS dan LIPI)
Maret 2008 : 34,96 juta (15,42%)

setelah kenaikan BBM
Juni-Desember 2008 : 41,7 juta (21,92%)

makanya banyak yang protes!!

Kamis, 08 Mei 2008

AYO LAWAN KEMISKINAN....

RENUNGKANLAH....






BISA TIDUR NYENYAK, MEREKA??








MASIH ADAKAH KEPEDULIAN UNTUK MEREKA...






BETAPA MENYADIHKANNYA BUKAN...








,,,LET'S AGAINST POVERTY,,,






Senin, 28 April 2008

Ketika Anda Lelah


Sssstttt,,
jangan biarkan diri ini dimanjakan dengan kata2 lelah, bukan berarti kita tidak boleh lelah, tetapi sebenarnya kita bisa membagi tubuh ini secara proporsional untuk mengatasi kelelahan akibat dari aktivitas yang biasa kita jalankan.

Tips-nya :
1. Olahraga secara teratur
2. Jangan tidur terlalu larut
3. Makanan yang bergizi (cukup gizinya)
4. Selalu berpikir positif
5. Jalankan ibadah secara baik dan benar
6. Perbanyak teman/relasi



[SaLaM SuKsEs]
L-CoRp

Kamis, 03 April 2008

,,,My Name is Lingga,,,

M Lingga Naashiruddin
Depok, 11 November 1989
Calon Walikota Depok 2025 (amiin)

Bukankah Membuat orang bahagia itu adalah ibadah.






Ya, itulah nama panggilan saya, Lingga. Nama lengkap-nya Muhammad Lingga Naashiruddin. Banyak sekali makna yang terdapat disana. Mari kita bedah satu per satu.

Muhammad, anda sudah pasti tau manusia yang satu ini, manusia agung, seorang Rasul, seorang pebisnis ulung, ahli strategi perang, seorang pemimpin yang tangguh, seorang yang sederhana. Dia menjadikan Islam sebagai agama yang sempurna dengan segala isi dan implementasi dalam kehidupan. Muhammad adalah sosok yang luar biasa, dia mampu mengubah dan membuat peradaban dalam kurun waktu 23 tahun saja. Subhanallah, satu kata untuk manusia ini, Luar Biasa.

Lingga, jika anda belajar sejarah maka anda akan tahu, dan mungkin anda akan tersenyum atau bahkan tertawa ketika mengetahui artinya, lingga merupakan lambang kemaluan lelaki, tapi sebenarnya esensi-nya bukan sesempit itu. Makna yang terkandung adalah seorang sosok laki-laki yang gentel, jantan, tidak mudah menyerah, tangguh, dan berwibawa. Itulah makna yang sesungguhnya terkandung, dan itu penting bagi pembangun jiwa. Saya bangga menyandang nama itu, sangat jarang sekali orang yang memiliki nama lingga, dan ketika disebut nama lingga, mudah-mudahan yang terlintas dalam pikiran adalah saya. Amiin

Naashiruddin, berasal dari kata nasir (penolong,penegak,pelindung) dan ad-din (agama). Sebuah do’a yang memiliki makna yang sangat mulia. Tentunya Agama Islam, sebuah agama yang memiliki perangkat yang luas dan memiliki sistem yang baik, mulai dari kita bangun tidur sampai tidur lagi, telah terpampang dengan aturan, tentunya aturan yang benar dan membangun.

Begitulah arti nama saya,, mudah-mudahan dapat di-implementasikan dalam kehidupan nyata. Amiin

[SaLaM SuKsEs]

L-CoRp

MoToR-ku PeRgerakan-Ku,, BeNaRkah???


Menjadi sesuatu hal yang lazim jika saat ini motor dijadikan sesuatu hal yang amat vital dalam dunia transportasi, terlebih bagi mereka yang membutuhkan waktu relatif lebih cepat untuk sampai pada tujuan. Bagaikan air yang mengalir ditengah bebatuan yang menghalangi, ia pun melaju tanpa halangan yang berarti. Itulah salah satu alasan mengapa orang lebih memilih motor daripada alat transportasi lainnya.

Bagi kaum laki-laki, motor menjadi salah satu alat transportasi favorit, mengapa?? cepat, hemat biaya dibandingkan naik angkot, mobilitas tinggi, hemat waktu, dan lain-lain. Bagi yang sudah ketergantungan, maka pergerakan kita akan terhambat karena ketiadaan motor. Nah, hal buruk itulah yang harus dihilangkan karena akan menjadikan diri kita ’manja’ dan hanya membuat alasan yang sebenarnya ada banyak solusinya. Apalagi di daerah perkotaan, banyak transportasi berserakan. Hanya saja kita harus mengalokasikan waktu lebih banyak ketika motor itu tidak ada. Maka dari itu, ayo kita manfaatkan fasilitas yang tersedia untuk melakukan aktivitas positif dan jangan jadikan alasan ketika fasilitas tidak tersedia saat kita membutuhkannya.

[SaLaM SuKsEs]

L-CoRp