Sabtu, 15 Januari 2011

FC Bar-Bar sebuah cerita dan arti persahabatan..



semua ini bermula dari 'stress' akibat kelas dosen dan asistensi yg padatnya minta ampun dan akhirnya terbentuklah tim ini (tanpa nama). Dahulu, kami sering cabut kelas hanya untuk main futsal, kalo gak di margo, ya di arena. Awalnya hanya untuk main-main aja, buat having fun, eh akhirnya jadi juga ni tim yg penuh dengan lawakan (jauh dari keseriusan).Trus memberanikan diri untuk daftar intern games di tahun pertama ketika maba, hmm.. sebenernya sih tahun pertama debut cukup lumayan (atraktif lah permainannya), ya gak? hehe..

bingung cari nama pas daftar, kami mencoba nama yang menggambarkan semangat juang teman2, tercetuslah bar-bar, biar lebih oke jadi FC BAR-BAR, supaya mainnya 'bar-bar' juga harapannya..haha

Kalo denger namanya sih serem abizz, dulu pernah ada senior bilang, "gw kira ini tim punya angkatan tua lohh, taunya bocah-bocah maba..haha".. waduh padahal secara nama orang2 udh pada takut duluan ya sama kita? gile..gile..

dan saat ini mungkin akan menjadi tahun terakhir kiprah FC Bar-Bar di intern games, setalah ada beberapa pemain datang dan pergi tapi tahun terakhir ini semua nya kembali lagi..hehehe..


mega transfer tahun ini (daud,satria,ali).. asik kan bar-bar..haha..
hmm, prestasi terbesar kita harus lolos group tahun ini ya!!..
ayo..ayo.. kita pasti bisa.. :D




Angan hidup ini melayang
Disaat kita bersama
Banyak kata yang tak sempat terucap
Waktu berlalu begitu cepat, masa itu telah pergi
Tinggalkan semua cerita
Yang layak kukenang di masa depan
Wahai sahabat .....
Kurindu canda tawamu

-lingga,2010

setetes embun yang menetes di tepian hati >>


perpisahan bukan berarti kita tak menginginkan kedekatan
karena kita akan memiliharanya, agar ia tetap hidup dalam jiwa
merasakan kerinduan yang begitu haru
mengharukan nan indah untuk dikenang

perpisahan bukan berarti kita ingin melupakannya
bahwa kita ingin ia hidup dalam ruang masa depan
membayangkan saat-saat pertemuan untuk waktu yang tak lama
di sanalah hati ini merasakan untuk menciptakan rasa bahagia

perpisahan bukan berarti kita tak lagi mencintainya
kita ingin cinta itu tertanam
saat embun hati menciptakan getar-getaran yang kita namakan getar keindahan

saat itulah kita benar-benar merasakan hakikat perpisahan
sebuah proses mencari keabadian cinta
hati yang selalu teringat dengan ruang dan waktu
karena kau akan selalu ada di hati ini bem feui 2010


(lingga,2010)

Selasa, 03 Agustus 2010

“Guruku Sejahtera Rakyat Merdeka”

Berprestasi merupakan salah satu impian terbesar para anak bangsa baik dalam hal akademis maupun non-akademis. Sudah banyak anak bangsa yang mengukir prestasi di dunia internasional dan dunia mengakui itu, mereka semua adalah asli didikan Indonesia. Melihat trend pendidikan yang bergerak ke arah positif, didasarkan pada pengalokasian anggaran (APBN) untuk pendidikan hingga 20%, hal ini tentunya menumbuhkan rasa optimistis yang tinggi akan perbaikan generasi di masa depan. Ibarat sebuah hujan di gurun pasir, inilah yang akan membuat SDM bangsa semakin terasah untuk memiliki daya saing yang kompetitif di pasar tenaga kerja.

Hal ini pun merupakan upaya peningkatan kualitas dan investasi bagi modal intelektualitas yang nyata. Perlu disadari bahwa peningkatan anggaran menjadi insentif bagi para pengajar (guru atau dosen) karena secara langsung akan berdampak pada peningkatan pendapatan. Mereka secara serentak tergerak untuk memiliki sertifikasi sebagai modal untuk diakui sebagai pengajar yang handal. Insentif bagi mereka yang memiliki sertifikasi cukup besar, karena mereka dianggap profesional dan cakap sebagai seorang pengajar, selain itu juga mendapat pendapatan double.

Saat ini, menjadi seorang guru bukan zamannya lagi mendapat imbal jasa yang rendah, kesejahteraan mereka sudah mulai diperhatikan oleh pemerintah, tidak ada lagi kisah Pak Oemar Bakrie dengan sepeda ontel bututnya!! selain penghasilan yang meningkat, mereka pun tidak perlu lagi kerja sampingan untuk menambah penghasilan, tentunya mereka akan lebih fokus mentransfer knowledge kepada anak bangsa. Jika kita melihat model hierarki Abraham Maslow, seorang guru saat ini sudah seharusnya pada tahap self-actualization, karena kebutuhan dasarnya secara otomatis akan terpenuhi dengan adanya insentif serifikasi ini. Dengan demikian, bukanlah pekerjaan yang akan dipandang sebelah mata oleh kebanyakan orang saat ini, banyak orang yang akan berlomba untuk mengabdi sebagai seorang guru, tentunya semakin banyak orang yang kompeten menjadi guru akan membuat pola pendidikan bangsa ini jauh lebih baik.

Hal ini dapat menjadi solusi untuk Indonesia yang lebih baik, bermartabat, dan memiliki integritas di mata dunia dalam 5, 10, bahkan 30 tahun mendatang. Melalui pendidikan maka bangsa ini akan semakin cerdas, baik secara rohani, intelektual, dan Mindset (cara berpikir melihat masa depan). Bangsa ini akan terdidik dan dapat membedakan mana yang salah dan mana yang benar, sehingga malu apabila bertindak tidak berdasarkan moral intelektualnya, tidak akan ada lagi koruptor yang merusak moral bangsa jika pendidikan sejak dini diterapkan dengan komprehensif, sesuai dengan cita-cita mulia bangsa ini (Ekonomi kerakyatan = Ekonomi bebas korupsi). Dengan demikian, pendidikan adalah modal utama kita untuk menggerakkan semua elemen yang dibutuhkan untuk menjadikan bangsa ini sebagai bangsa yang besar dan bermartabat.

Apalagi saat ini, Bapak Anies Baswedan, Ph.D sedang menggemakan program indonesia mengajar!! Dimana para akademisi terbaik dari universitas-universita di negeri ini diajak untuk melakukan transfer knowledge pendidikan dasar pada daerah-daerah di pelosok negeri ini. Semoga semakin banyaknya orang yang peduli dengan nasib pendidikan bangsa ini akan membuat percepatan perubahan peradaban pula. Amin

Senin, 19 Juli 2010

Prophetic Leadership : “Umar bin Khattab"

“Kalau Rakyat mengalami kekenyangan, sayalah orang terakhir yang menikmatinya. Tapi jika mereka mengalami kelaparan, sayalah yang pertama merasakannya”
(Umar Bin Khattab)

Apakah masih ada saat ini pemimpin yang bisa berkata lantang seperti itu??..Nothing!.. Fakta yang terjadi bahkan sebaliknya, kenyangkan perut sendiri baru rakyat..huuhh.. Betapa mulianya pemimpin-pemimpin pada masa kenabian. Sebagai umat Islam, dimana kita telah diajarkan berbudi pekerti yang luhur, para pemimpin haruslah paham bagaimana cara terbaik menjalin hubungan dengan Tuhan secara vertikal, Allah swt (Hablu Minallah) dan sesama manusia secara horizontal (Hablu Minannas). Pemimpin yang hebat memiliki keseimbangan yang luar biasa pada 2 hal tersebut.

Seperti ilmu padi, “semakin berisi, semakin merunduk”.

Ada suatu kisah menarik pada masa pemerintahan Umar Bin Khattab, Suatu ketika Utbah bin Farqad (Gubernur Azerbaijan saat itu) disuguhi makanan oleh rakyatnya, kebiasaan itu sudah lazim dilakukan oleh rakyat kepada para pemimpinnya. Nama makanannya adalah ‘Habish’, terbuat dari minyak samin dan kurma. Sang Gubernur pun segera mencicipi makanan itu, sejenak dia berhenti mengunyah :

“Subhanallah! Betapa manis dan enak makanan ini, tentunya jika makanan ini kita kirimkan kepada Khalifah Umar bin Khattab di Madinah, dia pasti akan senang,” kata Utbah.

Kemudian ia memerintahkan rakyatnya membuat makanan tersebut, tentunya dengan kadar yang lebih mewah dan enak. Setelah makanan siap saji, sang gubernur memerintahkan anak buahnya ke Madinah dan membawa ‘habish’ untuk Khalifah Umar bin Khattab, sang khalifah segera membuka dan mencicipinya.

“Makanan apa ini?” Tanya Umar.
“Makanan ini namanya ‘Habish’. Makanan paling lezat di Azerbaijan,” jawab salah seorang utusan.
“Apakah seluruh Rakyat Azerbaijan bisa menikmati makanan ini?!!” tanya Umar lagi.
“Tidak, tidak semua bisa menikmatinya, hanya orang-orang tertentu saja yang bisa menikmatinya,” jawab utusan itu gugup.

Wajah Umar pun langsung memerah pertanda marah. Ia segera memerintahkan kedua utusan itu untuk membawa ‘habish’ ke Negerinya. Kepada Utbah ia menulis surat,

“.... Makanan semanis dan selezat ini bukan dibuat dari uang ayah dan ibu-mu!, kenyangkan perut rakyatmu dengan makanan ini, sebelum engkau mengenyangkan perutmu.”

Betapa hebatnya beliau dalam mendefinisikan arti kepemimpinan komprehensif, hal itu mungkin akan sangat sulit dijumpai pada zaman ini, namun kita belajar bagaimana sejarah mencatat pemimpin yang memiliki integritas, loyalitas, dan kredibilitas tinggi.

Umar adalah seorang teladan yang patut dicontoh dalam kebenaran dan keadilan. Dia sangat tunduk dengan aturan Kitabullah, seorang non-muslim pernah memuji nya “ Anda memerintah dengan adil sehingga rakyat aman, maka anda pun bisa tidur dengan tenang.”

Mungkin teman-teman pernah mendengar kisah seorang Ibu pemasak Batu, Ia memiliki anak yang sedang kelaparan ditengah malam, sampai2 untuk menghentikan tangisan lapar anaknya, sang ibu pun berpura-pura untuk memasak tapi yang dimasak adalah batu!!.. sangatlah tidak mungkin hal itu bisa terdeteksi tanpa adanya patroli keliling dari seorang Umar, yang setiap malam dingin menyedikitkan tidurnya untuk memeriksa keadaaan rakyat.
BANKITLAH PEMIMPIN MUDA INDONESIA!!..


“Pemimpin yang adil laksana seorang penggembala mengasihi gembalaannya. Ia membawa gembalaannya ke tengah padang rumput yang luas dan subur. Dia menjaganya agar tidak diterkam oleh binatang buas. Ia selalu mengawasinya agar tidak kelaparan dan kehausan”
(Hasan Al-Bashri)



M Lingga Naashiruddin
Vice President of BEM FEUI 2010
“always caring, more understanding”

Sir, Manager is not Enough!


Menuju Transformational Leadership”
 “Act as a Leader, even if you are not a Market Leader!
It sounds Great!! Begitu percaya diri! Pernyataan ini kental dengan makna mengenai model kepemimpinan pada saat krisis menghampiri atau bahasa simple-nya “lo bukan siapa-siapa !”. Secara eksplisit, unsur optimisme dan impian (dream) dalam melihat masa depan pun terkandung di dalamnya. Saat kita membicarakan model kepemimpinan, banyak hal menarik yang bisa dijadikan pelajaran untuk kemudian dijadikan momentum perubahan. Dua orang ahli kepemimpinan, Kouzes dan Posner memiliki 5 (lima) model kepemimpinan (value creation), model ini dapat kita jadikan “share meaning” yang baik, apa itu ??.. let’s mention!
Change
Perubahan, ya perubahan!.. seorang Leader berani mengubah apa yang memang sudah sepantasnya dirubah karena dia melihat itu sebagai suatu inovasi dan improvement yang harus dilakukan (Change now or you die!). Beda Hal nya dengan manager yang biasanya cenderung “meneruskan” apa yang sudah berjalan karena dia takut atau tidak mampu menghadang akan datangnya resistancy di dalam ataupun diluar organisasi. Mereka lebih cenderung bermain aman agar selalu senantiasa pada comfort zone nya selama mungkin.

Dream
Selain change, seorang leader juga harus memliliki mimpi (dream). “eat, sleep, and dream” with the business/organization. Memimpikannya dengan perhitungan yang matang, cerdas, dan bertanggung jawab. Dan yang paling penting adalah

“You must have a passion, so you will have a dream”

Seolah kita sedang menggambarkan sketsa di langit yang biru tentang apa yang ingin dicapai, seorang manajer hanya bisa melihat persoalan hari ini, tapi susah membayangkan sesuatu yang akan dicapai di kemudian hari. Kita lihat Lee Kuan Yeuw (Mantan PM Singapura) yang membuat Singapura seperti sekarang ini, negara yang memiliki integritas dan reputasi Internasional yang sangat baik, masyarakatnya begitu maju, cerdas, dan kreatif. Itulah contoh mimpi yang dibangun sejak bertahun-tahun lama nya.

  
Empower
Selanjutnya seorang pemimpin harus berani memberdayakan orang lain, karena dia sadar tidak bisa melakukan segala sesuatu sendirian, tidak takut memberdayakan orang lain, termasuk anak buah. Tidak takut akan “kalah” dari orang lain. Karena dia pun memiliki umur yang terbatas dan akan ada regenerasi untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di kemudian hari. Seorang pemimpin bukan hanya melakukan “delegation of authority” seperti yang dilakukan oleh manajer. Tapi malah mendorong orang lain termasuk bawahan untuk berkreasi.

“I trust you for your creativity, not only for routine work”

Janganlah menjadi orang yang hanya jadi “yes man”. Seorang Leader harus siap dibantah dan diap di-counter, biasanya ketika sedang membahas sebuah ide, biasanya ide-ide yang gila. Tapi bantahan itu bukan didasari oleh sifat “resistant” atau tidak mau berubah. Semuanya harus didasari pada “penguasaaan” masalah termasuk data, informasi, pengetahuan, termasuk rumor!

Ada sebuah contoh menarik dari sebuah perusahaan rokok Sampoerna ketika membuat para “penggelinting rokok” jadi pemain marching band dan dikirim ke disney land, sampoerna ingin menunjukkan bahwa “orang kecil” pun bisa melakukannya ketika diberi kesempatan. Bayangkan!! Ibu-ibu yang sudah berjasa untuk sampoerna berpuluh tahun dilatih menabuh drumband oleh pelatih-pelatih dari Amerika. Bahkan!!, naik kapal terbang dan keluar negeri pun belum pernah, sehingga ketika pakai sabuk pengaman seketika pesawat mau terbang, hampir semuanya (keluarga, jajaran direksi sampoerna) menangis terharu. Betapa dahsyatnya “empowerment” bukan!!

Model
Pemimpin berani menjadi contoh untuk yang lain. Bukan Cuma bisa ngomong thok! Sedang seorang manajer sering kali Cuma pintar pidato atau bikin slogan, tapi bukan menjadi contoh yang baik. Akibatnya, anak buah tidak percaya. Cuma takut karena kalah “authority”. Leader meminta semua orang menjadi kreatif dan berbeda tapi tentunya dia sendiri “super kreatif”.

“It’s better to be a little bit different than to be a little bit better”


Ide nya seolah ngk pernah habis. Seorang leader, berbeda dengan manajer. Tidak takut ditiru bahkan kepingin ditiru!! Bagitu ditiru atau diikuti orang lain, berarti dia sudah menunjukan jalan yang benar!.

Love
Terakhir adalah cinta!..

love what you do and do what you love!”

Syarat ini mutlak bagi seorang leader. Kemauan untuk melakukan empat hal sebelumnya (Change, Dream, Empower, dan Model) memang harus didasari kecintaan pada apa yang sedang dikerjakan, bukan hanya mengerjakan berdasarkan rutinitas dan mendapatkan popularitas. Semua dilakukan karena cinta, karena cinta bisa membuat kita mengerjakan sesuatu dari hati dan hatilah yang lebih mengetahui tingkat keikhlasan kita dalam bekerja!!..
BANGKITLAH INDONESIA.. JJJ



M Lingga Naashiruddin
Vice President of BEM FEUI 2010
 “always caring, more understanding

Selasa, 23 Juni 2009

Life is Excellence...

Greatful...!!yaehhh

Hidup ini begitu luar biasa, menjadi orang yang apa adanya, it makes me enjoy to do everything.
ya, begitulah seharusnya kita bersikap, dari hati lah cerminan perbuatan kita, tidak ada yang dibuat-buat, natural.. tidak ada kemunafikan di dalamnya..

Short term
Dalam jangka pendek hal itu akan membuat resistensi terhadap perubhan itu. Namun, semakin lama kita akan menikmatinya but don't forget principal of your life, it must consistent.!!
membangun karakter adalah suatu keharusan bagi kita, rata2 orang yang hebat memiliki sifat dan karakter yang unik dalam hidupnya, ia berbeda dari orang kebanyakan, seperti titik putih di kertas yang hitam. berani berkata tidak karena ia memang salah, dan berkata benar jika itu benar.

Long term
pada dasarnya strategi jangka pendek yang telah kita ciptakan, akan tercermin dalam perbuatan kita kedepannya. dan itu memerlukan effort yang luar biasa untuk menjaganya. Cobaan pasti akan ada di tengah proses itu. but, you must moving forward brother..

Because life is Exellence..

Kamis, 25 Desember 2008

Pemerintah Melakukan Kebijakan Menaikkan BI Rate



Dilematis, itulah kata yang tepat untuk menggambarkan kebijakan yang telah pemerintah lakukan belum lama ini. Padahal dalam beberapa bulan belakangan ini BI rate sempat bertahan pada kisaran 8% dan sekarang telah menyentuh level 9,5%. Hal ini telah menimbulkan banyak pro-kontra di dalam masyarakat, ada yang menilai kebijakan ini dapat menguntungkan dan ada juga yang menilai kebijakan ini sangat merugikan bagi masyarakat Indonesia pada khususnya. Hal yang sangat sederhana dapat kita katakan bahwa, kebijkan ini harus dilakukan untuk menekan laju inflasi yang amat tinggi, di sisi lain, hal ini akan berdampak buruk bagi investasi, karena akan menurunkan
jumlah masyarakat yang ingin meminjam uangnya ke bank, karena membengkaknya jumlah interest yang harus dibayarkan, tentunnya jika interest diberlakukan secara floating, karena pada umumnya bank-bank memberlakukan sistem bunganya secara floating.


Namun, jika kita lihat relevansinya dengan likuiditas perbankan, maka kebijakan ini dapat dikatakan melenceng dari realitas moneter yang ada, karena akan semakin mencekik likuiditas perbankan dan secara otomatis akan membuat bunga suku bunga semalam (overnight) lebih tinggi lagi. Sementara itu, ekonom PT BCA Tbk David Sumual mengatakan bahwa likuiditas perbankan yang cenderung seret saat ini sebenarnya disebabkan oleh banyaknya dana pemerintah yang disimpan di BI. Ia menceritakan, pada awal tahun 2008, dana pemerintah yang parkir di BI sebesar Rp 70 triliun hingga Rp 80 triliun. Bahkan pada Juni lalu, dana pemerintah membengkak menjadi sebesar Rp 147 triliun. Hal itu berarti akan berdampak serius pada bank-bank yang mempunyai kesulitan likuiditas yang akan semakin terbebani ketika melakukan pinjaman antar bank. Belum lagi dampak besar yang dipastikan melanda sektor riil, ketakutan untuk meminjam uang karena interest yang tinggi akan membuat dunia usaha
tertekan, walaupun usahanya disetujui untuk dijalankan namun, para pengusaha harus berpikir ulang karena bunga kredit yang tinggi dan dikhawatirkan tidak sanggup membayar cicilan bunganya, dalam jangka panjang, hal ini akan menimbulkan noan performing loan (kredit macet) bagi usaha-usaha yang modalnya berasal dari pinjaman bank. Hal ini pun akan berdampak pada melemahnya nilai ekspor, walaupun harga barang impor kita akan naik, tetapi permintaan akan impor barang dari negara-negara lain menurun karena menguatnya dolar terhadap mata uang negara tersebut. Belum lagi, masalah Surat Utang Negara (SUN) yang harganya mengalami keterpurukan di pasar uang, sehingga berdampak pada banyaknya orang yang melelang SUN dibawah harga yang sepantasnya, karena dikhawatirkan BI rate akan kembali naik sehingga semakin lama SUN tidak adanya nilainya. Hal ini lah yang harus diperhatikan dan dicermati oleh pemerintah dan BI dalam menentukan kebijakan.


Di sisi lain, inflasi yang tinggi menjadi alasan utama naiknya BI rate ini, pemerintah dan BI berasumsi bahwa keputusan menaikkan BI Rate ini dilakukan dengan memperhatikan resiliensi sektor keuangan khususnya perbankan dan diputuskannya setelah melihat angka inflasi yang naik cukup tajam pada September menjadi 0,97 persen serta laju inflasi tahun kalender dari Januari-September 2008 mencapai 10,47 persen sementara (yoy) year on year sebesar 12,14 persen. Jika melihat angka inflasi bulanan dan tahunan, kebijakan ini dinilai tepat karena dapat menyerap uang yang beredar di masyarakat sehingga diharapkan mampu menekan laju inflasi kedepannya. Pada dasarnya, laju inflasi
yang tinggi ini sedikit-banyak dampak dari kenaikan harga BBM, yang tentunya menyebabkan harga barang-barang pokok (kebutuhan primer) naik, seperti beras, elpiji, BBM, gula, makanan, buah-buahan dan lain-lain. Dengan demikian hal berdampak pada perhitungan fixed basket dalam barang-barang pokok untuk menghitung angka inflasi yang riil. Sementara itu, desakan IMF terhadap Indonesia untuk kembali menaikkan BI rate menjadi 10,5 % dalam menghadapi situasi krisis global ditanggapi miring oleh pemerintah karena sampai saat ini hal itu belumlah terlaksana, sebenarnya, untuk menekan laju inflasi ini pemerintah dapat melakukan intervensi terhadap barang-barang pokok, sehingga diharapkan mampu menekan harga di masyarakat dan mampu mengendalikan harga kebutuhan pokok di pasaran. Desakan IMF perlu disikapi hati-hati oleh pemerintah, jika harus menaikkan BI Rate hingga 10,5 persen, suku bunga akan sangat tinggi nantinya. Akibatnya tidak ada ruang bagi pertumbuhan dunia usaha dan pemulihan sektor riil. Belum lagi wacana pemerintah menurunkan harga BBM, jika hal itu terlaksana, maka akan semakin baik dampaknya terhadap masyarakat menengah kebawah dan Usaha Kecil Menengah (UKM), kemudian daya beli masyarakat akan meningkat, seiring dengan menurunnya harga barang di masyarakat akibat dari biaya transportasi atau pengangkutan yang berbiaya lebih rendah. Tidak perlu banyak pertimbangan lagi, karena jika kita berkaca kepada Malaysia, mereka telah menrunkan harga BBM-nya dua kali, sementara Indonesia sampai saat ini belum menurunkan harga BBM. Padahal dalam APBN perubahan asumsi harga minyak telah USD 120/ barel, namun harga saat ini telah menyentuh level USD 80/ barel. Melihat dari penurunan yang cukup signifikan tersebut, seharusnya pemerintah segera merespon dengan menurunkan harga BBM. Hal itu tentunya akan berakibat terhadap penurunan harga, penurunan inflasi, dan pemerintah tidak perlu lagi menaikkan BI rate, sehingga diharapkan kedepannya iklim investasi dapat tumbuh dengan cepat.


muhammad.lingga@live.com

ketidakpastian..

bismillahrahmanirrahim..

sebuah kata sebuah dilema, kenapa harus terjadi dalam hidupku ini. problem of choice yang diakibatkannya begitu dahsyat. Ditengah keharusan untuk berbuat sesuatu yang benar, kita dituntut untuk dapat merencanakan yang benar pula, karena gagal merencanakan berarti merencanakan sebuah kegagalan.

iktikharah, minta nasihat, sampai melihat orang2 yang telah melakukannya, sedikit membuka jalan untuk mempersempit pilihan dan membuat kita lebih fokus pada beberapa hal. itulah dilema yang terjadi antara melanjutkan MSS (management Student Society) dan hijrah ke BEM-FEUI.

Sebenarnya kalo kita pikir2 apa sih yang kita cari? kalo hanya mencari popularitas semata, kita akan menjadi mahasiswa pragmatis saja, ngk ada gunanya. hanya satu yang kita cari, keridhoan Allah dan upaya kita terus belajar untuk memperbaiki diri tentunya. gampang kalo cuma nulis dan ngomong, implementasi-nya yang paling penting bung.

ksartrialingga_sang inspirator

Kamis, 18 Desember 2008

uhh..selesai juga UAS-nya

Alhamdulillah, selesai juga...
berikan yang terbaik untuk hasil UAS-ku ya Allah.

Pengantar Teknologi Informasi, Marketing, CSR, Mikroekonomi, Pasar dan Lembaga Keuangan, Pengantar Manajemen sains, dan yang paling dahsyat, Cost Accounting,.

masih banyak banget kekurangan dalam hal ikhtiar, masih ada rasa malas yang perlu dihilangkan total dari dalam diri ini. tapi terlepas dari itu, makasih banyak buat temen2 semua, udah belajar bareng (share knowlegde), ngebantu banget.. sampe nginep2 segala di KUTEK..wuih, seru juga.. pressure-nya.

takut banget kalo IP sampe turun..hiks2,. sekarang tinggal nunggu nilai keluar...tapi sebenernya belum bisa liburan total, kerjaan masih banyak,,lpj menanti, demisioner, sama approach sana-sini, ya konsolidasi lah...

tetep smart n smangat pokoknya..

ksatrialingga_sang inspirator


Jumat, 12 Desember 2008

Sudah Sepatutnya Pemerintah Menurunkan Harga BBM hingga Rp4.000-Rp4.500


Taukah anda berapa harga minyak mentah dunia saat ini ?

haraganya : $46,84/barel
(www.oil-price.net)
Jum'at, 12-12-2008 pukul 10.53 a.m

Ketika pemerintah menaikkan harga minyak Rp 6.000, asumsinya (APBN) harga minyak dunia adalah $120/barel, nah apalagi sekarang yang sudah hampir 3 kali lipat penurunannya.

Menurut DR.Kurtubi (ahli perminyakan), dampak dari pemerintah menurunkan harga BBM sangatlah banyak (mutiplier effect) dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan untuk subsidi. bayangkan, disaat ekonomi sedang sulit seperti ini, maka ketika harga minyak turun, maka sektor riil, UMKM, dll akan tumbuh dengan cepat, kemudian perekonomian akan kembali bangkit.

oleh karena itu, kita tunggu kebijakan pemerintah selanjutnya, jangan sampai dipengaruhi oleh unsur2 politis. ini semua demi kesejahteraan rakyat..
hidup rakyat indonesia..

ksatrialingga_sang inspirator

semangat untuk UAS..

bismillahirahmannirrahim...

UAS sedang berlansung, disinilah salah satu aspek masa depan-ku ditentukan. Mendapatkan nilai yang bagus tergantung dari usaha, niat, dan do'a kita tentunya. bagi saya, sekarang inilah waktu yang tepat untuk benar-benar serius karena momen ini hanya ada sekali dalam hidup kita, momen dimana kita tidak akan bisa mengembalikan waktu untuk belajar. serius amat ling, hhe..

oke deh, mudah2an hasil UASnya maksimal..amiin
mohon do'anya..

ksatrialingga_sang inspirator

Rabu, 23 Juli 2008

Penduduk Miskin meningkat 6,74 juta setelah harga BBM Naik !!!!


sebuah artikel asli M Lingga Naashiruddin
u/ Lomba Artikel Kemiskinan


Kemiskinan selalu menjadi masalah fundamental dan fenomenal sepanjang sejarah Indonesia sebagai nation state, sejarah sebuah negara yang salah memandang dan mengurus kemiskinan. Dalam negara yang salah menginterpretasikan kemiskinan, tidak ada persoalan yang lebih besar, selain persoalan kemiskinan. Kemiskinan telah membuat jutaan anak bangsa tidak bisa mengenyam pendidikan yang berkualitas dan layak, kesulitan membiayai kesehatan, minimnya simpanan (tabungan), tidak adanya investasi, kurangnya akses ke pelayanan publik, sedikitnya lapangan pekerjaan yang tersedia, kurangnya jaminan sosial dan perlindungan terhadap keluarga, menguatnya arus urbanisasi ke kota, dan yang lebih parah lagi, kemiskinan menyebabkan jutaan rakyat Indonesia tidak dapat memenuhi kebutuhan pangan, sandang, dan papan secara layak (krisis pangan).

Bappenas mendefinisikan kemiskinan sebagai kondisi dimana seseorang atau sekelompok orang, laki-laki atau perempuan, tidak mampu memenuhi hak-hak dasarnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat. Hak-hak dasar masyarakat antara lain, terpenuhinya kebutuhan pangan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, perumahan, air bersih, pertanahan, sumberdaya alam dan lingkungan hidup, rasa aman dari perlakukan atau ancaman tindak kekerasan dan hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial-politik, baik bagi perempuan maupun laki-laki. Kemiskinan, menyebabkan masyarakat rela mengorbankan apa saja demi keselamatan hidup, safety life (James. C.Scott, 1981), mempertaruhkan tenaga fisik untuk memproduksi keuntungan dengan menggunakan cara apapun untuk bertahan hidup. Hal ini jelas berdampak pada angka kriminalitas masyarakat yang tinggi, terutama untuk daerah perkotaan.

Kemiskinan menjadi momok menakutkan bagi negara-negara berkembang, seperti Indonesia. Pertumbuhan ekonomi yang positif tidak menjadikan negara terbebas dari pengurangan jumlah penduduk miskin. Parameter pemerintah, World Bank, dan BPS pun berbeda, mereka semua mengeluarkan versi terhadap parameternya masing-masing, bagi masyarakat awam, hal ini akan menimbulkan kerancuan dalam penerimaan informasi dan pengolahan data selanjutnya. Pemerintah selalu berusaha mengurangi jumlah masyarakat miskin, tapi pada kenyataannya, jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada dibawah Garis Kemiskinan) semakin bertambah banyak. Walaupun Pertumbuhan Ekonomi Indonesia selalu berada diatas 6% untuk beberapa tahun belakangan ini, inflasi yang tinggi pada kuartal II tahun 2008 (11,2%) membuat semuanya seakan sia-sia. Inflasi yang menurut sebagian besar pengamat disebabkan karena cost-push inflation dimana biaya produksi barang dan jasa naik karena meningkatnya beban produksi akibat kenaikan harga BBM.

Data terkini BPS menyatakan bahwa jumlah penduduk miskin hingga Maret 2008 sebesar 34,96 juta orang atau setara 15,42 persen, angka tersebut mengalami penurunan sebesar 2,21 juta bila dibandingkan pada Maret 2007 yang mencapai 37,17 juta atau setara 16,58 persen, pernyataan ini sangat kontras dengan tim Pusat Penelitian Ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Tim P2E-LIPI) yang memperkirakan warga miskin tahun ini akan bertambah menjadi 41,7 juta orang (21,92 persen) pada beberapa bulan kedepan (Juni-Desember 2008). Lonjakan ini akibat kebijakan pemerintah khususnya menaikkan harga BBM sebesar 28,7 persen. Sungguh sangat ironis kondisi ini, Pada Bulan Maret 2008 jumlah penduduk miskin di Indonesia 34,96 juta (15,42 persen dari total penduduk) tapi hanya berselang beberapa bulan saja, khusunya karena kebijakan pemerintah yang bersikukuh menaikkan harga BBM menyebabkan melonjaknya jumlah penduduk miskin secara signfikan sebesar 41,7 juta orang (21,92 persen) atau mengalami kenaikkan sebesar 6,74 juta (6,5 persen), data ini mengisyaratkan bahwa penurunan angka kemiskinan sebesar 2,21 juta dari Maret 2007-Maret 2008 seakan tidak berarti, karena jumlah itu masih jauh lebih kecil dibandingkan dengan kenaikkan 6,74 juta (3 kali lipat lebih).

Pemerintah seharusnya lebih peka terhadap kondisi ini. Penduduk Indonesia sangat rentan terhadap kenaikkan harga (sangat elastis), sedikit saja kenaikkan harga, maka akan meningkatkan jumlah penduduk miskin, penduduk miskin adalah penduduk yang garis kemiskinannya Rp 166.700/orang/bulan. Sebelum kenaikkan BBM jumlahnya 34,96 juta. Dengan adanya kenaikkan BBM, hingga bulan Desember 2008 diperkirakan kebutuhan hidup layak bagi tiap individu adalah Rp 195.000/orang/bulan. Kondisi inilah yang menyebabkan melonjaknya angka kemiskinan secara signifikan. Bagaimana tidak, income masyarakat tetap namun kebutuhan hidup secara layak meningkat. Kondisi inilah yang menjadi Pekerjaan Rumah Pemerintah untuk merealisasikan program-programnya dalam menurunkan angka kemiskinan, khusunya melalui program BLT. Jika program ini tidak tersalurkan secara tepat sasaran maka dampaknya besar terhadap masyarakat miskin, yaitu semakin tingginya angka kemiskinan di Indonesia. Oleh karena itu, kesungguhan dan kesigapan dari para aparat pemerintah khususnya pada tingkat kelurahan dan kecamatan sangat diperlukan karena sebagai ujung tombak utama yang langsung terjun dan menghadapi masyarakat.

Rangkuman :

Jumlah Penduduk miskin di Indonesia (BPS dan LIPI)
Maret 2008 : 34,96 juta (15,42%)

setelah kenaikan BBM
Juni-Desember 2008 : 41,7 juta (21,92%)

makanya banyak yang protes!!

Kamis, 08 Mei 2008

AYO LAWAN KEMISKINAN....

RENUNGKANLAH....






BISA TIDUR NYENYAK, MEREKA??








MASIH ADAKAH KEPEDULIAN UNTUK MEREKA...






BETAPA MENYADIHKANNYA BUKAN...








,,,LET'S AGAINST POVERTY,,,






Senin, 28 April 2008

Ketika Anda Lelah


Sssstttt,,
jangan biarkan diri ini dimanjakan dengan kata2 lelah, bukan berarti kita tidak boleh lelah, tetapi sebenarnya kita bisa membagi tubuh ini secara proporsional untuk mengatasi kelelahan akibat dari aktivitas yang biasa kita jalankan.

Tips-nya :
1. Olahraga secara teratur
2. Jangan tidur terlalu larut
3. Makanan yang bergizi (cukup gizinya)
4. Selalu berpikir positif
5. Jalankan ibadah secara baik dan benar
6. Perbanyak teman/relasi



[SaLaM SuKsEs]
L-CoRp

Kamis, 03 April 2008

,,,My Name is Lingga,,,

M Lingga Naashiruddin
Depok, 11 November 1989
Calon Walikota Depok 2025 (amiin)

Bukankah Membuat orang bahagia itu adalah ibadah.






Ya, itulah nama panggilan saya, Lingga. Nama lengkap-nya Muhammad Lingga Naashiruddin. Banyak sekali makna yang terdapat disana. Mari kita bedah satu per satu.

Muhammad, anda sudah pasti tau manusia yang satu ini, manusia agung, seorang Rasul, seorang pebisnis ulung, ahli strategi perang, seorang pemimpin yang tangguh, seorang yang sederhana. Dia menjadikan Islam sebagai agama yang sempurna dengan segala isi dan implementasi dalam kehidupan. Muhammad adalah sosok yang luar biasa, dia mampu mengubah dan membuat peradaban dalam kurun waktu 23 tahun saja. Subhanallah, satu kata untuk manusia ini, Luar Biasa.

Lingga, jika anda belajar sejarah maka anda akan tahu, dan mungkin anda akan tersenyum atau bahkan tertawa ketika mengetahui artinya, lingga merupakan lambang kemaluan lelaki, tapi sebenarnya esensi-nya bukan sesempit itu. Makna yang terkandung adalah seorang sosok laki-laki yang gentel, jantan, tidak mudah menyerah, tangguh, dan berwibawa. Itulah makna yang sesungguhnya terkandung, dan itu penting bagi pembangun jiwa. Saya bangga menyandang nama itu, sangat jarang sekali orang yang memiliki nama lingga, dan ketika disebut nama lingga, mudah-mudahan yang terlintas dalam pikiran adalah saya. Amiin

Naashiruddin, berasal dari kata nasir (penolong,penegak,pelindung) dan ad-din (agama). Sebuah do’a yang memiliki makna yang sangat mulia. Tentunya Agama Islam, sebuah agama yang memiliki perangkat yang luas dan memiliki sistem yang baik, mulai dari kita bangun tidur sampai tidur lagi, telah terpampang dengan aturan, tentunya aturan yang benar dan membangun.

Begitulah arti nama saya,, mudah-mudahan dapat di-implementasikan dalam kehidupan nyata. Amiin

[SaLaM SuKsEs]

L-CoRp

MoToR-ku PeRgerakan-Ku,, BeNaRkah???


Menjadi sesuatu hal yang lazim jika saat ini motor dijadikan sesuatu hal yang amat vital dalam dunia transportasi, terlebih bagi mereka yang membutuhkan waktu relatif lebih cepat untuk sampai pada tujuan. Bagaikan air yang mengalir ditengah bebatuan yang menghalangi, ia pun melaju tanpa halangan yang berarti. Itulah salah satu alasan mengapa orang lebih memilih motor daripada alat transportasi lainnya.

Bagi kaum laki-laki, motor menjadi salah satu alat transportasi favorit, mengapa?? cepat, hemat biaya dibandingkan naik angkot, mobilitas tinggi, hemat waktu, dan lain-lain. Bagi yang sudah ketergantungan, maka pergerakan kita akan terhambat karena ketiadaan motor. Nah, hal buruk itulah yang harus dihilangkan karena akan menjadikan diri kita ’manja’ dan hanya membuat alasan yang sebenarnya ada banyak solusinya. Apalagi di daerah perkotaan, banyak transportasi berserakan. Hanya saja kita harus mengalokasikan waktu lebih banyak ketika motor itu tidak ada. Maka dari itu, ayo kita manfaatkan fasilitas yang tersedia untuk melakukan aktivitas positif dan jangan jadikan alasan ketika fasilitas tidak tersedia saat kita membutuhkannya.

[SaLaM SuKsEs]

L-CoRp

Minggu, 23 Maret 2008

10 kRiTeRia ALiRan SesaT

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan 10 kriteria aliran sesat. Apabila ada satu ajaran yang terindikasi punya salah satu dari kesepuluh kriterai itu, bisa dijadikan dasar untuk masuk ke dalam kelompok aliran sesat

1. Mengingkari rukun iman dan rukun Islam
2. Meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dalil syar`i (Alquran dan as-sunah),
3. Meyakini turunnya wahyu setelah Alquran
4. Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Alquran
5. Melakukan penafsiran Alquran yang tidak berdasarkan tafsir
6. Mengingkari kedudukan hadis Nabi sebagai sumber ajaran Islam
7. Melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul
8. Mengingkari Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul terakhir
9. Mengubah pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan syariah
10. Mengkafirkan sesama Muslim tanpa dalil syar'i

Kesepuluh kriteria versi MUI ini sebenarnya bukan hal yang asing lagi. Sebab sejak dahulu para ulama sudah berijma' tentang kafirnya orang yang melakukan atau meyakini suatu paham, seperti yang terdapat dalan kesepuluh prinsip ini.

TAPI YANG PALING PENTING ADALAH JANGAN MAIN VONIS SUATU ALIRAN ITU SESAT...

Kamis, 20 Maret 2008

MencaRi KomuNiTas


Sudah hampir satu tahun di FEUI, komunitas-pun menjadi syarat mutlak untuk dicari, saya sudah membangun itu semua dari awal masuk sampai sekarang ini. Mengenal orang dengan berbagai macam karakter khas-nya, disitulah letak kekuatan kita dalam membangun suatu sistem yang positif untuk dijadikan acuan dalam menapaki langkah selanjutnya. Ketidakcocokan, prinsip yang berbeda dalam hidup, itu semua menjadi tantangan tersendiri dalam bergaul. Gaul, eksis, ingin dikenal banyak orang, menjadi 'public figure'/tren, semuanya menjadi sifat dasar manusia. Namun, komunitas seperti apa yang harus kita masuki?? komunitas yang memberikan kita banyak hal tentang hidup tentunya. Bertemanlah dengan semua orang karena teman merupakan investasi masa depan yang hanya didapatkan dari pergaulan. Teman seperti apa?? harus teman yang baik-baik kah agar kita menjadi baik pula?? jawabannya tentu tidak demikian, yang jadi 'pemain' adalah kita, tentukan prinsip karena prinsip itu-lah pegangan kita dalam bergaul. Oleh karena itu, apapun masalah dalam bergaul, akan dapat teratasi.



L-CoRp

Rabu, 12 Desember 2007

Biasakan Diri Anda Sibuk !!!

Saya rasa setiap orang di dunia ini tidak ada yang tidak sibuk, semuanya memiliki aktivitas masing2. siapa bilang preman itu hidupnya nyantai2, tinggal ngaso doang, "gopek atau baret"!!, mereka juga sibuk, sibuk main gaple, main judi, mabok, malak, bahkan bunuh orang (ekstrem). itulah kesibukan mereka, masalahnya sekarang adalah terletak pada aktivitas yang membuat kita sibuk, positifkah or negatifkah, membawa manfaat atau tidak untuk diri kita. Semakin kita dewasa hal itu semakin terasa. Dahulu kala kayaknya kita masih sibuk nonton satria baja hitam setiap sore, main tamiya, main petasan, dll tapi sekarang kita bisa tertawa melihat masa lalu yang seperti itu. Kita telah dewasa, nggk lucu kalo aktivitas yang "cemen" masih dilakukan. Harus ada sesuatu katalisator yang mempercepat proses itu. Katalis itu adalah aktivitas positif yang akan memberi manfaat bagi diri kita dan juga untuk orang lain. Malas, kata inilah yang menjadi penghambat luar biasa proses. Kata itulah yang membuat kita makin suram, frustasi, nilai jeblok, dll. ya,, itulah iblis penghalang kita, Lawan, maka kita akan ber-metamorfosis menjadi seekor kupu yang indah, dirindu kehadirannya, membuat hati semua orang menjadi tentram.

Salam Sukses!!!
Lingga Corp

Minggu, 09 Desember 2007

ALhamduliLLah Punya Blog Juga !!!!

oke deh,,
Alhamdulillah ini lah blog pertama saya, setelah melihat temen2 yang lain jadi termotivasi untuk buat blog. Nah, kedepannya saya mau coba menulis banyak hal. tentunya tulisan2 yang bermanfaat. Harapan dan cita2 tentu sangat membayangi diri saya saat ini, banyak hal yang harus dilakukan, terutama untuk kemajuan umat, khususnya bangsa dan negara kita.

SALAM SUKSES,,,